Baca Berita

Dalam Manajemen Kepegawaian, Audiwan Adalah JFT Prestisius .
Tanggal: 2014-12-15 09:23:12  (Oleh: Administrator)

Puspenkom ASN Adalah Titik Sentral RB BKN.
Tanggal: 2014-12-12 10:00:10  (Oleh: Administrator)

Dalam Penerimaan CPNS, Tidak Ada ‘Titipan’.
Tanggal: 2014-12-11 09:31:53  (Oleh: Administrator)

Akuntabilitas Kinerja BKN Raih Nilai B .
Tanggal: 2014-09-25 03:03:46  (Oleh: Administrator)

Dengan CAT, BKN Wujudkan Penerimaan CPNS Bersih Tanpa KKN.
Tanggal: 2014-09-24 02:45:53  (Oleh: Administrator)

Berita sebelumnya...

BKN Adakan Seminar Deteksi Dini Kanker Leher Rahim dan Pemeriksaan IVA

Tanggal: 2011-05-23 04:32:24
Jakarta-Humas, Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengadakan Seminar Deteksi Dini Kanker Leher Rahim dan Pemeriksaan Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) bagi para pegawai wanita di lingkungan BKN di Ruang Aula lantai 5 gedung I BKN Pusat Jakarta, Senin (23/5. Kegiatan yang dilakukan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-63 BKN ini diselenggarakan Panitia HUT BKN, Dharma Wanita Persatuan (DWP) BKN, dan Poliklinik bekerjasama dengan Female Cancer Program (FCP) Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta. Event ini dibuka oleh Sekretaris Utama (Sesma) BKN Edy Sujitno. Dalam sambutannya, Sekretaris Utama BKN menegaskan bahwa pemeriksaan terhadap kesehatan pegawai hendaknya dilakukan secara rutin dan berkala. Hal ini mengingat bahwa mencegah penyakit adalah lebih utama dan lebih baik dibandingkan mengobati. Di samping itu, kesehatan seorang ibu jelas berpengaruh terhadap kebahagaian keluarga. Ketua Panitia HUT ke-63 BKN Tauchid Djatmiko menjelaskan bahwa tujuan Seminar Deteksi Dini Kanker Leher Rahim dan Pemeriksaan IVA ini adalah untuk menambah pengetahuan tentang Kanker Leher Rahim. Pemeriksaan IVA diikuti oleh kurang lebih 100 pegawai wanita dan Dharma Wanita Persatuan BKN. Event ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan sosial dan kesehatan yang dilakukan dalam rangka HUT ke-63 BKN. Koordinator tim FCP Drajat menjelaskan bahwa kanker leher rahim adalah kanker terbanyak yang diderita oleh wanita di Indonesia. Pencegahan yang paling efektif adalah dengan segera melakukan pemeriksaan untuk deteksi dini kanker leher rahim secara rutin dan berkala minimal tiga tahun sekali dengan tes IVA atau pun Pap Smear. Untuk itu, Drajat mengapresiasi kegiatan seminar dan tes IVA yang dilakukan di BKN ini. (Oleh: Administrator)